SEBUAH AWAL BELAJAR FOTOGRAFI
Oleh
Sigit Surahman, S.Sn
PERALATAN
ž KAMERA
› Kamera
film menggunakan media penyimpanan film.
– Jenis
film
– Film
negative warna
– Film
slide
– Film
hitam putih
› Kamera
digital menghapus segala kebutuhan film dengan menggunakan media penyimpanan
memory card.
BEBERAPA
CONTOH KAMERA DIGITAL


KAMERA ANALOG SLR CANON EOS RT

KAMERA ANALOG SLR NIKON

KAMERA DIGITAL
SLR EOS 1000D

KAMERA SLR
(Single Lens Reflex)
(Single Lens Reflex)
ž Kamera
jenis ini banyak digunakan para fotografer profesional karena mempunyai beberapa keunggulan. Prinsip kerja dari kamera SLR adalah Trough The Lens (TTL)
yang berarti gambar yang dilihat, difokus, dan diukur secara langsung melalui
lensa. Kamera SLR sendiri ada dua jenis pula SLR Analog dan SLR Digital.
ž LENSA
ž Lensa
bisa juga disebut ujung tombak kamera atau media yang mewakili mata fotografer.
- ž Lensa ukuran 50 mm merupakan jenis lensa normal.
- ž Lensa 14 mm – 48 mm merupakan jenis lensa wide (sudut lebar)
- ž Lensa tele mulai dari 65 mm – 600 mm yang biasa digunakan fotografer national geographics untuk keperluan menggambil gambar/foto dari jarak jauh obyek satwa liar.
- ž Lensa zoom 24 mm – 120 mm biasa digunakan fotografer untuk mengambil gambar/foto olahraga.
CONTOH
LENSA KAMERA
Lensa Leica 14-50 mm

Lensa Nikon 35 mm

Dan
masih banyak lagi jenis-jenis lensa kamera di pasaran….
ž FILM
- Film digunakan sebagai media untuk merekam obyek yang ditangkap oleh kamera, dan untuk melihatnya kita memerlukan proses cuci cetak terlebih dahulu.
- Kecepatan film (ASA/ISO) mulai dari 25 – 1600, semakin kecil ASA maka gambar/foto yang dihasilkan akan semakin detail. ASA film kecil membutuhkan kecepatan yang rendah dibanding ASA yang besar.
- Film mempunyai beberapa jenis, diantaranya : film negative warna, hitam putih, dan slide.
- Film warna relatif singkat dalam proses mencetak fotonya, tinggal memencet tombol di layar monitor pada mesin cetak tunggu 45 menit 36 foto sudah jadi.
- Film hitam putih dalam proses mencetak fotonya lebih lama dibanding film warna, karena proses dikamar gelap membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk menghasilkan 36 gambar/foto, dalam proses cetak ini harus satu persatu. Warna yang dihasilkan juga bervariatif dari sephia hingga biru.
- Film slide ini biasa digunakan untuk keperluan presentasi, pecetakan buku, brosur dan media promo lain. Hal ini karena dalam film slide sangat sedikit potensi untuk terjadi kesalahan.
JENIS NEGATIVE FILM
ž Negative
film colour


ž Negative
film black n white


ž
MEMORY
CARD
› Media
penyimpanan gambar/foto untuk kamera digital. Dengan memory card akan memangkas
biaya produksi karena bisa digunakan terus selama memory card itu tidak rusak.
› Jenis
memory card saat ini ada beberapa macam diantaranya: Compact Flash, SD Card,
dan Memory Stick. Dari semua jenis itu terdapat
banyak merk yang beredar di pasaran. Saat ini kapasitas memory sendiri
bisa mencapai hingga 64 GB.




MEMORY CARD EXTREME

ž
FLASH
›
Sering juga disebut blitz. Alat ini digunakan untuk membantu
pencahayaan saat diruangan/saat kekurangan cahaya. Flash ini juga tidak jarang
digunakan di luar ruangan dengan maksud flash untuk menambahkan fill in (cahaya
depan)untuk menyeimbangkan kerasnya cahaya matahari.
JENIS FLASH KAMERA
Flash Canon 430 ex

Flash Nikon EB 900

ž TRIPOD
Tripod/kaki
tiga sering digunakan untuk mengambil gambar/foto dalam kecepatan rendah guna
mendapatkan hasil gambar/foto yang stabil, misalnya digunakan untuk mengambil
gambar/foto kecepatan rendah (bulb). Shutter speed dibawah 1/50 per detik.
ž FILTER
Filter
biasa digunakan untuk memodifikasi obyek yang diinginkan oleh fotografer. Efek
dari filter bermacam-macam mulai dari blur, soft, warna biru, merah, atau
kombinasi beberapa efek. Filter selain digunakan untuk memanipulasi hasil
pemotretan, memberikan efek, juga sebagai pelindung lensa dari kotoran debu dan
percikan air.
CONTOH FILTER LENSA
Filter IR 720 58 mm

FOKUS
ž Fokus
adalah ketajaman gambar.
› Untuk
mengetahui gambar yang akan kita ambil itu fokus atau belum bisa kita lihat
dari view finder, jika obyek yang akan kita ambil sudah terlihat jelas maka
gambar yang akan dihasilkan pasti fokus. Sebaliknya jika obyek tidak terlihat
jelas melalui view finder maka gambar yang dihasilkan akan kabur/tidak fokus.
Fokus dan Unfokus
Fokus

Unfokus

DEPTH OF FIELD
ž DOF atau
biasa disebut ruang ketajaman gambar adalah posisi obyek yang dapat ditangkap
oleh kamera secara tajam/jelas.
ž Faktor
penentu dari DOF ini yaitu jarak obyek dengan kamera, bukaan diafragma, dan
sudut lensa.
DOF SEMPIT
ž

DOF
SEMPIT
Ruang
tajam sempit adalah hasil pemotretan yang memfokuskan pada salah satu obyek
saja sedangkan obyek yang lain tampak blur/kabur.
DOF LUAS
ž DOF LUAS
› Ruang
tajam luas adalah merupakan hasil pemotretan yang memfokuskan pada semua obyek
yang diambil.

EXPOSURE
ž Exposure
adalah bayaknya sinar yang dibutuhkan untuk menghasilkan gambar/foto terbaik dari kombinasi antara shutter speed, diafragma, dan ASA/ISO film.
ž Exposure
bisa dimisalkan seperti mata. Semakin terik matahari/semakin keras cahaya yang
ditangkap oleh mata maka pupil mata akan semakin menyempit. Jika cahaya sedikit
maka pupil mata akan membuka lebar untuk bisa melihat dengan jelas.
ž Jika
cahaya terlalu banyak disebut overexposure.
ž Jika
cahaya terlalu sedikit disebut undeexposure.
DIAFRAGMA
ž Diafragma
atau aperture adalah untuk mengolah jumlah cahaya yang akan terekam dan
mengontrol ruang tajam dari obyek. Semakin banyak cahaya yang masuk maka
semakin kecil angka pada diafragma, begitupula sebaliknya. Diafragma biasa
disimbolkan “f/X”, “fX”, atau “F” tergantung pada merk/jenis kamera.
SHUTTER SPEED
ž Shutter
speed/kecepatan rana adalah penghitungan kecepatan dari awal pembukaan rana
sampai pada saat rana menutup. Satuan angka biasanya ditulis 1/15, 1/30, 1/50,
1/60, dan seterusnya ada yang sampai 1/2000 tergantung pada merk/jenis kamera.
PENCAHAYAAN
ž Pencahayaan/pengaturan
cahaya merupakan dasar dari pemotretan. Pengolahan cahaya, seperti menggunakan
sumber cahaya matahari dapat menghasilkan warna dan kesan yang berbeda dengan
obyek yang sama, tergantung pada kreatifitas fotografer karena kunci dari
pencahayaan adalah kreatifitas.
JENIS-JENIS PENCAHAYAAN
ž Frontlight
atau cahaya depan
ž Backlight
atau cahaya belakang
ž Sidelight
atau cahaya samping
ž Toplight
atau cahaya atas
Dalam
perkembangan art fotografi tata cahaya mengalami perkembangan istilah, diantaranya siluet, rimlight, bulb.
ž Frontlight
atau cahaya depan
› Kesan
yang ditimbulkan adalah gambar datar, karena obyek terkena cahaya langsung dari
depan kamera.
ž Backlight
atau cahaya belakang
› Cahaya
yang datang dari belakang menimbulkan kesan obyek yang diambil hanya merupakan
bayangan. Dalam perkembangannya bisa juga disebut siluet.
ž Sidelight
atau cahaya samping
› Cahaya
yang datang dari samping akan memberikan kesan dramatis, karena cahaya tidak
mengenai seluruh bagian obyek yang terekam. Gambar/foto terlihat tajam dan
berdimensi.
KOMPOSISI
ž Komposisi
adalah bagaimana mengatur elemen-elemen atau obyek-obyek sehingga menghasilkan
gambar yang berkesan. Dibutuhkan kreativitas dan insting dari fotografer untuk
bisa menemukan komposisi yang bagus.
ž Elemen-elemen
dari komposisi bisa berupa
› Warna
› Gelap-terang
›
Garis
›
Bentuk
›
dll
FORMAT DALAM FOTOGRAFI
ž Dalam
fotografi dikenal beberapa format, yaitu vertikal, horizontal, dan diagonal.
Pemilihan format tersebut tergantung pada obyek yang akan diambil/difoto.
- ž Format vertikal biasa digunakan untuk pengambilan gambar gedung tinggi yang memberikan kesan gedung itu kokoh, megah, dan kuat.
- ž Format horizontal biasa digunakan untuk mengambil gambar pemandangan alam, kumpulan orang, dan benda bergerak untuk memberikan kesan luas.
- ž Format diagonal ini jarang digunakan dalam lazimnya fotografi, karena format ini sering digunakan fotografer dalam art fotografi, atau jurnalis untuk menimbulkan kesan tertentu.
No comments:
Post a Comment